Beberapa Rekomendasi Pondok Pesantren di Semarang untuk Anak

Belajar agama Islam akan lebih baik jika dilakukan sejak dini. Mengapa? Pendidikan agama Islam yang dilakukan sejak dini akan lebih efektif bagi anak – anak. Mereka akan terbiasa untuk mengamalkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari – hari. Selain itu, pendidikan agama Islam yang dilakukan sejak dini juga bisa menjadi bekal bagi anak – anak ketika beranjak dewasa dan bersosialisasi di lingkungan masyarakat. Salah satu cara yang efektif untuk mengajarkan agama Islam adalah dengan mendaftarkan anak ke pondok pesantren. Program pembelajaran agama Islam yang ada di pondok pesantren (ponpes) akan membantu anak mempelajari agama Islam secara intensif. Ada banyak pondok pesantren dengan berbagai program yang tersebar di wilayah Indonesia. Salah satunya adalah ponpes yang ada di kota Semarang.

Profil Ponpes di Semarang

Salah satu pondok pesantren yang ada di kota Semarang adalah Pondok Pesantren Al-Hikmah. Pondok pesantren ini memang terbilang baru karena didirikan pada tahun 2002. Akan tetapi, Pondok Pesantren Al-Hikmah memiliki perkembangan yang sangat pesat. Sehingga, para santri yang belajar di ponpes tersebut dapat secara optimal belajar di ponpes tersebut.  Pondok Pesantren Al-Hikmah berlokasi di Pedurungan, Semarang, jawa Tengah. Sebagai sebuah pondok pesantren yang mengintegrasikan kurikulum pendidikan nasional dengan kurikulum informal,  Pondok Pesantren Al-Hikmah membuka tiga jenjang pendidikan yaitu Madrasah Diniyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Anak – anak bisa mulai mengikuti program pendidikan Madrasah Diniyah. Selain itu, agar para santri lebih fokus dalam mempelajari agama Islam, ponpes ini juga memiliki layanan asrama pondok.

Kota Semarang juga memiliki pondok pesantren yang lain yaitu Pondok Pesantren  Bugen Al-Itiqon. Lokasinya ada di Bugen yang merupakan salah satu wilayah di Semarang. Pondok pesantren ini menganut prinsip tasawuf naqsabandiyah. Oleh karena itu, beberapa kitab yang diajarkan juga disesuaikan dengan prinsip yang dianut oleh pondok pesantren tersebut. Selain itu, Pondok Pesantren  Bugen Al-Itiqon juga mengajarkan tentang kitab kuning kepada para santri. Sebagai sebuah ponpes yang cukup besar, Pondok Pesantren  Bugen Al-Itiqon memiliki beberapa jenjang pendidikan yaitu Madrasah Diniyyah Al-Wasathoniyyah, Madrasah Diniyyah Salafiyyah, Ma’had tafsir, dll. Para santri yang belajar di ponpes juga bisa mengikuti beberapa ekstrakurikuler yang tersedia di ponpes.

Pondok Pesantren Asshodiqiyah juga menjadi salah satu pondok pesantren yang ada di Semarang. Ponpes ini menyelenggarakan pendidikan baik keagamaan maupun formal. Jenjang pendidikan yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Asshodiqiyah adalah SDIT, SMPIT, dan SMK. Selain itu, untuk mendukung proses pembelajaran yang ada di pondok pesantren, ada beberapa fasilitas yang disediakan bagi para santri seperti masjid, asrama pondok bagi santri putra maupun putri, serta aula. Selain itu, untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap santri, Pondok Pesantren Asshodiqiyah memiliki beberapa kegiatan ekstrakurikuler seperti Seni baca Alquran, Seni Hadroh dan Rebana, Latihan Khitobah, Pengajian Al quran (Bin Nadzor), Jam’iyaAl barzanji,, Kajian Kitab, Olahraga, Bela Diri, dll.

Memakai Peci Songkok Bagi Santri Putra

Pondok pesantren adalah sebuah tempat dimana para santri harus mengikuti aturan pondok. Salah satu aturan tersebut adalah mengenai pakaian apa saja yang harus dikenakan oleh para santri. Bagi para santri putra, mereka harus mengenakan peci songkok. Sehingga, jika para orang tua ingin menyediakan peci songkok untuk memenuhi kebutuhan para santri, mereka bisa membelinya secara kolektif di grosir peci kopiah songkok.

 

Related Posts