Ketahui 4 Cara Meningkatkan Nafsu Bayi Menyusu

  • Post author:
  • Post category:Kesehatan

Menyusui menjadi fase yang kompleks bagi setiap ibu. Ada tantangan tersendiri ketika Anda menyusui bayi terutama dengan ASI. Seperti ASI tidak kunjung keluar atau bayi yang masih bingung dengan letak puting ibu. Jangan dulu risau, kini Anda bisa pelajari penyebab dan cara agar bayi lebih lahap saat menyusu.

Penyebab Bayi Enggan Menyusu ASI

Berdasarkan penelitian WHO bahwa ASI telah mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi sehingga sangat disarankan  pada setiap bayi untuk diberikan ASI dari mulai dari usia 0-6 bulan. Selain asupan nutrisi harus  terpenuhi secara optimal. Kegiatan menyusui menjadi momen bagi ibu dan bayi untuk saling mempererat kasih sayang sejak dini.

Sebelum Anda mencari alternatif untuk mengganti ASI ke susu formula, ada baiknya mengetahui apa saja yang menjadi penyebab bayi enggan menyusu ASI di antaranya: bayi sulit menghisap payudara ibu dan bayi sulit bernafas karena hidung yang berlendir akibat ingus atau flu.

Pada beberapa kasus lainnya, bayi menurun nafsu menyusunya karean  kerap mengalami  kesulitan menghisap ASI akibat tali lidah yang pendek. Jika diperlukan, tali lidah bayi dipotong melalui operasi kecil untuk meningkatkan nafsu menyusu bayi.

Jika Anda tidak segera memberi ASI pada si kecil setelah lahir maka akan  membuat bayi enggan menyusu. Hal ini membuat bayi tidak terbiaya dengan payudara dan ASI milik ibu. Teknik dan posisi ibu yang tidak tepat membuat ASI sulit keluar atau terlalu deras.  Dengan begitu,  bayi akan  menjadi rewel karena merasa tidak nyaman.

Cara Efektif Tingkatkan Nafsu Bayi  dalaam Menyusu

Bayi yang lahap ketika menyusui menjadi kebahagiaan bagi setiap ibu. Tapi apa yang harus Anda lakukan jika  bayi masih enggan menyusu ASI? Jika si kecil mengalami hal ini, maka simak beberapa cara yang bisa Anda coba sendiri di rumah berikut ini, yaitu:

  1. Bantu si kecil untuk menemukan keberadaan puting

Pastikan bayi sudah terbiasa dengan puting Anda ketika sedang menyusui. Ini bertujuan  supaya bayi segera menghisapnya dan ASI bisa keluar secara normal. Apabila bayi masih menolak, coba letakkan bayi pada puting kanan atau kiri secara bergantian. Kegiatan ini juga dapat mencegah payudara ibu menjadi bengkak.

  1. Cek Kondisi Kesehatan Bayi

Pada beberapa kasus, bayi enggan menyusu pada ibu karena kondisi tubuh yang tidak sehat. Ini dapat memengaruhi asupan nutrisi harian bayi. Segera lakukan pencegahan ketika bayi mulai menunjukkan gejala sakit. Supaya kegiatan menyusui bisa dilakukan secara rutin.

  1. Coba Atur Posisi Bayi

Selain posisi ibu yang nyaman ketika menyusui, maka perhatikan pula posisi bayi Anda. Supaya bayi bisa nafsu dalam menyusu maka pastikan mereka dalam p osisi yang nyaman dan aman. Kemudian ASI dapat mengalir dan menurunkan risiko bayi akan  tersedak.

  1. Pompa ASI Bila Perlu

Apabila ASI belum keluar secara normal, maka cobalah untuk memompa ASI. Pilih alat yang berkualitas untuk menjaga durasi dan kenyamanan ibu selama proses pompa. Kemudian gunakan botol susu terbaik supaya nutrisi ASI tetap terjaga. Terakhir, berikan ASI yang sudah disterilisasi sesuai jadwal minum bayi.

Bayi masih kesulitan untuk mengungkapkan perasaannya kepada Anda, sehingga Anda perlu mengamati secara intens ketika proses menyusui sedang berlangsung. Pastikan untuk tetap tenang ketika bayi tiba-tiba rewel. Supaya ASI dapat keluar secara normal dan nafsu menyusu bayi kian membaik. Selamat mencoba!